Apakah analogi ini, dapat mengerti Trinitas secara sederhana…?

Setelah menggambarkan Trinitas yang memang tidak mudah untuk dimengerti, disini http://id.answers.yahoo.com/question/ind…

Disini akan digambarkan pemahaman mengenai TRINITAS secara sederhana, dengan mengambil analogi matahari..

Kita tahu, matahari setiap tumbuhan akan selalu mencari matahari untuk hidup. Demikian juga manusia, butuh matahari untuk dapat hidup. Dan di dalam diri manusia, sesungguhnya memiliki kerinduan kepada ALLAH untuk hidup.

Sedangkan, untuk berbicara matahari, kita tidak dapat lepas dari segala hal yang ada di dalam kata matahari, yaitu: MATERI matahari, CAHAYA matahari, PANAS matahari.

Melalui matahari, jika kita membahas matahari, kita tidak akan dapat melepaskan unsur materi matahari sebagai matahari.

Demikian juga cahaya matahari. Demikian juga panas matahari. Pendeknya, setiap kita membicarakan matahari, di situ ada unsur MATERI, CAHAYA dan PANAS.

Sekali lagi ini hanya analogi untuk menggambarkan bagaimana SATU ALLAH, TIGA PRIBADI. TIGA PRIBADI yang tidak terpisahkan.

Ini adalah analogi dari BAPA sebagai MATERI, PUTERA sebagai CAHAYA dan ROH KUDUS sebagai PANAS. Ketika kita berbicara ALLAH, tidak ada salah satu unsur yang dapat dilepaskan. Satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Di dalam kehidupan Rohani Kristen, BAPA melalui PUTERA memberikan cahayaNYA kepada kita melalui INJIL dan melalui ROH KUDUS sebagai PANAS penggerak kehidupan yang menuju kekudusan, yang memberikan talenta kepada kita.

Dan tambahkan sedikit, bahwa terdapat sedikit banyaknya unsur spiritual dan omnipresence-nya dimana panas dan cahaya dapat berada dibanyak tempat pd waktu yg bersamaan.

Sebuah pertanyaan yg selalu menjadi sandungan bagi mereka yg materialistik (non Kristen dan ateis) dimana mereka tidak mau menerima bahwa sekalipun Yesus (Tuhan) berada didunia, Tuhan tetap berada dimana-mana dan tetap SATU.

Itu baru saja matahari, bayangkan Tuhan yg menciptakan matahari … tentu tidak terbayangkan dan tentu Tritungal adalah sebuah misteri dan wahyu yg hanya dapat dan berasal dari Tuhan, karena jangankan untuk memecahkan misteri Tritunggal selama 2 ribu tahun dengan manusia2 genius dalam sejarah, lebih lagi untuk menciptakan konsep dan pemikiran mengenai Tritunggal.

Inilah yg menjadi fakta dan saksi bahwa Tritunggal adalah wahyu dari Tuhan Allah yg Tritunggal karena hanya Tuhan Allah yg dapat memberikan wahyu itu.

Well…apakah analogi ini dapat memberikan gambaran yang sederhana mengenai TRINITAS..?

Dan kalau anda ingin mencoba menganalogikan Trinitas, maka Trinitas bukanlah gabungan dari ketiga pribadi, bukan operasi penjumlahan.

Bapa adalah Allah yang satu dan Esa,
Putera adalah Allah yang satu dan Esa,
Roh Kudus adalah Allah yang satu dan Esa.

Jadi, jangan fokus pada analoginya, lebih baik kenali essensi dan cari maknanya.

Bagaimana? Silahkan komentar..atau mau coba analogi menurut anda sendiri?

JAWAB:

copas sedikit:

Sedangkan, untuk berbicara matahari, kita tidak dapat lepas dari segala hal yang ada di dalam kata matahari, yaitu: MATERI matahari, CAHAYA matahari, PANAS matahari.

====================
Suatu penjelasan ttg CAHAYA dan PANAS

CAHAYA itu akan disandangkan berdasarkan tempat munculnya cahaya itu (asal cahaya) dan tdk ada batas pemisah apakah itu ruang atau zat lain antara keduanya.

misalnya,
jk CAHAYA itu bersumber dr api, mk ia dikatakan CAHAYA api.
jk bersumber dari lampu mk akan disebut CAHAYA lampu.
jk bersumber dari matahari mk disebut CAHAYA matahari.

PANAS pun demikian.
Ia akan disebut PANAS api jk berasal dari api. Disebut PANAS matahari jk berasal dari matahari.

===========KEMBALI==========
KE persoalan ANALOGI matahari, dimana kita tidak dapat lepas dari segala hal yang ada di dalam kata matahari, yaitu: MATERI matahari, CAHAYA matahari, PANAS matahari.

CAHAYA itu disebut CAHAYA Matahari jk bersatu dengan Matahari. tidak ada ruang atau pembatas yg memisahkan antara keduanya. Jika ada ruang yg membatasinya mk ia tidak di sebut lagi sebagai cahaya matahari.

Begitu juga dg PANAS. ia disebut PANAS matahari jk berasal dari Matahari dan tidak ada ruang yg membatasi antara keduanya.

dan perlu diketahui bahwa:
1. CAHAYA matahari TIDAK akan pernah disebut sebagai MATAHARI.
2. PANAS Matahari TIDAK akan pernah disebut sebagai MATAHARI.
3. Begitu juga MATERI matahari TIDAK akan pernah disebut MATAHARI.

Mereka hanya akan disebut sebagai cahaya matahari, panas matahari dan materi matahari, maksudnya adalah baik cahaya, panas maupun materi itu berasal dari matahari.
Sementara MATAHARI adl SESUATU yang memiliki unsur MATERI, CAHAYA, dan PANAS dimana CAHAYA dan PANAS itu bersumber dari MATERI-nya dan ketiga unsur tersebut bersatu tidak terpisahkan.

NAH kita masukkan kedalam TRINITAS.
analogi dari BAPA sebagai MATERI, PUTERA sebagai CAHAYA dan ROH KUDUS sebagai PANAS. Ketika kita berbicara ALLAH, tidak ada salah satu unsur yang dapat dilepaskan.

dari konsep ini kita dapat pahami bahwa:
1.BAPA merupakan MATERI dari ALLAH. dan tidak boleh kita sebut BAPA itu sebagai ALLAH. sebagaimana MATERI matahari TIDAK akan disebut MATAHARI.

2. PUTERA sebagai CAHAYA dari ALLAH dan kita pun TIDAK boleh mengatakan PUTERA sbg ALLAH sebagaimana CAHAYA Matahari tdk akan disebut sbg MATAHARI kecuali oleh org yg tdk berakal.

3. ROH KUDUS sebagai PANAS dari ALLAh dan kita TIDAK boleh mengatakan ROH KUDUS sbg ALLAH sebagaimana PANAS matahari TIDAK di sbt MATAHARI kecuali org yg tdk berakal.

KESIMPULAN:
Putera BUKAN Tuhan, juga BUKAN Allah dan
Roh Kudus BUKAN Tuhan, juga BUKAN Allah
Bapa BUKAN Tuhan, juga BUKAN Allah

Kita hanya bisa mengatakan RUHULLAH itu adl RUH dari Allah, dan RUH itu bukan Allah
KALIMATULLAH artinya KALIMATdari Allah. Jadi KALIMAT itu bukan Allah dan Allah bukan KALIMAT

Sebagaimana jg kita mengatakan RIZKII dari Allah bukan berarti bhw RIZKI itu adl Allah

Semoga Jelas….

TAMBAHAN:

Wow, logika lo maen bro! Akal pasti akan sependapat.
dan perlu diketahui bahwa:
1. CAHAYA matahari TIDAK akan pernah disebut sebagai MATAHARI.
2. PANAS Matahari TIDAK akan pernah disebut sebagai MATAHARI.
3. Begitu juga MATERI matahari TIDAK akan pernah disebut MATAHARI.

Konsekwensi dari yang membuat DEFINISI? siapa yah yang membuat definisi trinitas????

2 responses to this post.

  1. Salam Maya!
    Tanpa -sari, tanpa -pada,
    Juga tak -ngsari atau -ng terurai!

    Salam maya doang!
    Boleh, kan?

    Sulit memahami trinitas,
    Mungkin tak sulit memahami tertiga.
    Mari mampir keblog-ku dan ada diskusi di sini:
    http://hbis.wordpress.com/2010/10/10/tinjauan-filsafat-terhadap-tiga-agama-samawi/#comment-1638

    Salam Damai!

    Reply

  2. @Maren Kitatau: thx udah comment, kapan2 kita ngobrol …

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: