Pengalaman bersoal jawab

Thinker

Thinker

PERTANYAAN:

Postingan tanpa judul tapi wajib di klik

Ini masalah tentang pertanyaan dari Atheis yang tidak pernah menemukan jawaban yang logis, muter muter aja jawabnya, itu itu aja…!Barusan aku mencari pertanyaan yang udah terselesaikan. Tentang “bukti Tuhan itu ada”

yang aku temukan adalah jawaban jawaban yang seperti berikut ini:

1. jika tuhan ga ada pasti ribuan bintang yg ada di galaksi akan bertabrakan.2. Buktinya ada tumbuhan,hewan,termasuk kmu(jawaban seperti inilah yg butuh penjelasan lbh jelas)3. Sebab akibat. Kursi => pohon => yang nanam pohon => pencipta yang nanam pohon. Hah…

Pohon manggaku udah gede, emang krn aku yg nanam, pelihara, kasih pupuk..Trus Tanahnya yg subur.Nggak timbul asap langsung gede.

Pokoknya banyak bgt jawaban yg ga berbobot

Krn jika anda menjawab seperti contoh diatas, maka ketahuan lah kebodohan anda. Skaligus bikin malu agama anda.

Aku lbh suka yg begini”tuhan ada kok karena akulah tuhan” meskipun jelas2 ga ada bukti. Tp argumennya ga se basi yg di atas.

Sering juga aku ditanya balik : kalau kmu tanya bukti tuhan itu ada, apa dong bukti tuhan tidak ada. ?Simple aja.Atheist tdk perlu menbuktikan apa2 krn mereka bilang ‘tdk ada’ karena memang kelihatan ‘tdk ada’.Justru yg harus membuktikan adalah yg bilang ‘ada’ padahal ‘tdk kelihatan ada.

*Apakah tanpa Allah manusia tidak bisa hidup ? Argumen ini flawed krn mengandaikan alam ini diciptakan. Kaum atheis punya pandangan lain – alam ini sudah ada begitu saja. Tidak ada oknum intelegen yang menciptakan, yang ada hanya materi dan evolusi.2) Alkitab bukan buku sejarah. Minta ahli sejarah untuk mensahkan alkitab membuat alkitab “dibawah” otoritas ahli sejarah. Ahli sejarah pun ga bisa memverifikasi hal iman (misal: penebusan dosa, kebangkitan badan). Bahwa Yesus pernah hidup…ya mereka bisa verifikasi, tapi ya cuma itu.3) Adam bukan makhluk historis. Itu mitos.( knp? Ga setuju?)4) kesembuhan dan kebangkitan orang mati : dapat diterangkan secara ilmiah. Kalaupun tidak komperehensif, akan tiba waktu ilmu menerangkan hal ini ( =>copas)

trus ada yg ngasih tau gimana caranya biar beriman:

*mohon petunjuk dariNya*Training esq leadership center*merenung dan berfikir

ternyata, smakin aku memperdalam agama, justru bikin aku makin mentertawakan agama.Stiap X ada siraman rohani, ceramah dsb. Aku duduk dipaling depan menyimak kalau perlu smbil menganga agar ucapan beliau betul2 kuserap.Tadi aku dengar “kalau kamu ga saleh (ga briman dsb) otomatis anak kmu juga demikian”seketika itu juga otak seorang anak SMA brumur 17thn berfikir scara logika.”lho, kalau aku ga saleh, anaku ga saleh, kalau anaku ga saleh maka cucuku ga saleh.. Begitulah seterusnya hingga kiamat. Gara2 aku doang begitu !

Kemaren ada yg bilang. Aku itu bukan atheis sejati, katanya cuma nyari jati diri aja. Bla bla bla..=> terserah.. Aku cuma mau ngutarain pendapatku, org mau setuju, nerima ga nerima itu hak dia.Hargai Perasan kmu (Xan),hargai perasan ku (kmi).

Ada temanku bilang. Buat apa jelasin agama sma atheis.Eit.. Jangan salah ! Mungkin aja aku nemuin jawaban yg mengena. Apa bukti tuhan itu ada.? Krn aku punya bukti tuhan itu ga ada.

Cape.Sekian.Makasih…!

JAWABANKU:

Ada pernyataan menarik “tuhan ada kok karena akulah tuhan”, aku rasa pernyataanmu itu berhubungan dengan “kehendak bebas” atau “kepemilikan mutlak” yg ada pada dirimu, betul nggak yah?

Kehendak bebas dan kepemilikan mutlak pada diri tidak serta merta menanganggap seolah-olah kita seperti Tuhan. Karena kehendak dan kepemilikan kita justru nggak mutlak. Caba kalau bisa anda hentikan kedipan mata anda jangan lama2 20 menit aja, atau denyut nadi anda hentikan sebentar. Artinya bukan milik kita mutlak, untuk begitu aja kita udah nggak bisa.

Karena ada hubungannya, aku copas dari sini http://id.answers.yahoo.com/question/ind

<<<<He he menyelamlah kedalam lautan pren!

MANUSIA MEMBUTUHKAN TUHAN TAPI TIDAK SEBALIKNYA

Jika anda seorang muda yg gemar berfikir itu mungkin proses pencarian, tapi yg perlu diingat jika ingin tahu lautan/samudra jangan puas dengan pantai, nyebur deh, siapkan alat selam, fisik, dll.

Kenapa anda seolah-olah seperti tidak butuh Tuhan? karena anda tidak yakin bahwa tuhan itu ada dan anda tidak tahu “kontribusi” Tuhan terhadap anda. Jikalau saja tahu, tentu tidak akan berfikir seperti itu.

Anda tahu bagaimana filsafat yunani dimulai, kebanyakan mereka adalah orang-orang yg kafir terhadap dewa-dewa yunani, tapi tentang Tuhan yang sebenarnya mereka masih mencari-Nya. ada yg menapat petunjuk, ada yg tersesat, ada yg tidak sanggup menggambarkannya.

Thales, prinsip creatio ex nihilo, alam tidak mungkin sesuatu yg diciptakan dari ketidakadaan mutlak. maka dia berpendapat bahwa air merupakan asal dari semua yg ada.Anaximenes, berpandapat bahwa udara adalah awal sesuatu.Anaximender, phytagoras, parmenides, millisus, ….. sampai Demokritus (sang pencetus teori atom) yang menyatakan bahwa sesuatu dialam ini terdiri dari unsur atom. Tapi ketika ditanya siapa yg menggerakan atom, jawabannya jadi ngawur yaitu “keniscayaan mutlak”. Lalu ada Anaxagoras yg menyatakan bahwa mustahil keniscayaan mutlak mampu menciptakan keindahan dan aturan2 yg nampak jelas pd alam ini. kekuatan tersebut hanya menghasilkan kekacauan. Artinya yg menggerakkan sesuatu itu tidak lain adalah zat BERAKAL, BERKESADARAN, BERPANDANGAN BIJAK.

weleh weleh …. ini hanya prolog dari proses pencarian ….>>>>

ini copas dari pernyataan kamu:<<<<< Kaum atheis punya pandangan lain – alam ini sudah ada begitu saja. Tidak ada oknum intelegen yang menciptakan, yang ada hanya materi dan evolusi.>>>>>

Kalau kaum atheis berfikir ALAM INI SUDAH ADA BEGITU SAJA, maka akan banyak pertanyaan muncul, tapi sebelumnya anda harus sepakat dulu minimal dengan pernyataan ini:1. Apakah anda setuju dengan teori atom?2. Apakah anda setuju dengan teori “big bang”?Jika TIDAK SETUJU, tulisan selanjutnya nggak usah dibaca. (stop prit!)

TEORI ATOM: Teori ini menyebutkan bahwa semua benda terbentuk dari atom-atom. Dasar filsafat untuk teori ini disebut atomisme. Teori ini dapat diterapkan pada semua fase umum benda seperti yang ditemukan di bumi, yaitu padat, cair, dan gas. Teori ini tidak dapat diterapkan pada plasma atau bintang neutron di mana terjadi lingkungan yang tidak standar, seperti suhu atau densitas ekstrim yang menghambat pembentukan atom.(wikipedia)

OK, dari definisi diatas kita bisa ambil kuncinya, bahwa semua benda tersusun dari atom yg sama tapi beda komposisi dan ruang. Mereka bergerak (berputar) dinamis mengelilingi inti atom. Dengan pengetahuan saat ini ternyata atom juga terdiri dari bagian2 atom, seperti proton dan neutron. Tapi yg ANEH mereka memiliki energi.

Pertanyaannaya:1. Dari mana asalnya atom?2. Kekuatan apa yg menyebabkan atom dapat bergerak atau memiliki energi?3. Kenapa semua bergerak dinamis?

Jika jawabannya terjadi begitu saja, pasti PASTI AKAL TIDAK BISA MENERIMA (tidak rasional). Kenapa? karena KETIDAKSENGAJAAN, KEADAAN BEGITU SAJA tidak akan menjadikan sesuatu yang HARMONI. Hal ini seperti angin puting beliung yang membawa logam, kayu, kulit, tanah dan setelah puting beliung itu reda maka benda-benda tersebut menjadi PESAWAT BOING 747!. padahal alam ini jauuuuuh lebih rumit dari Boing 707.

Ah nanti disambung, shalat dulu pren!

JAWABAN ATHEIS:

Kenapa anda seolah-olah seperti tidak butuh Zeus? karena anda tidak yakin bahwa Zeus itu ada dan anda tidak tahu “kontribusi” Zeus terhadap anda. Jikalau saja tahu, tentu tidak akan berfikir seperti itu.

Anda tahu bagaimana filsafat Yahudi dimulai, kebanyakan mereka adalah orang-orang yg kafir terhadap dewa YHWH, Tuhan, atau Allah, tapi tentang Zeus yang sebenarnya mereka masih mencari-Nya. ada yg menapat petunjuk, ada yg tersesat, ada yg tidak sanggup menggambarkannya.

Sisanya argument from authority semua, yang merupakan kesalahan logis.

1. Dari mana asalnya atom?2. Kekuatan apa yg menyebabkan atom dapat bergerak atau memiliki energi?3. Kenapa semua bergerak dinamis?

Pertama, hanya karena belum sempurna bukan berarti salah. Kalau dengan menunjukkan sedikit kekurangan bisa membuktikan bahwa sesuatu salah, berarti semua Tuhan juga sudah dibuktikan salah.

1. Kita tidak tahu, tapi lebih bagus ngaku tidak tahu daripada njawab ngawur. Cuma para string theorist berpendapak bahwa semua benda adalah enegi yang bergetar di tempatnya.2. Energi tidak pernah hilang, cuma bisa berubah atau disalurkan. Energi itu bukan cuma dipakai lalu hilang. Cuma seperti di atas, kita masih tidak tahu bagaimana mereka bisa bergerak, tapi jauh lebih bagus daripada jawaban ngawur.3. Karena kalau tidak bergerak sama sekali, semua benda akan tiada. Kalau semua benda adalah getaran energi, dan tiap getaran berbeda menghasilkan benda berbeda, maka tanpa getaran tidak akan ada benda apapun. Jadi seperti natural selection. Karena dalam kasus ini deduksinya adalah

Hanya dan jika hanya benda bergerak dinamis, maka ada benda.Ada benda.Maka semuanya bergerak dinamis.

Kalau benda tidak bergerak, kamu tidak bakalan ada di sini sekarang.

Dan karena aku merasa bakalan ada yang mengatakannya… akan aku sangkal sekarang. Ibaratnya lempar dadu, kalau dapat 1, kamu bisa ada. Kalau dapat angka lain, kamu tidak ada. Berarti kalau ada orang lain yang melempar dan dapat angka 4, dia menjadi tiada. Makanya kamu hanya bisa melihat orang2 yang dapat angka 1. Ini bukan “Tuhan dengan anugrahnya membuat dunia menjadi seperti ini.”

JAWABANKU:

<<<<<Anda tahu bagaimana filsafat Yahudi dimulai, kebanyakan mereka adalah orang-orang yg kafir terhadap dewa YHWH, Tuhan, atau Allah, tapi tentang Zeus yang sebenarnya mereka masih mencari-Nya. ada yg menapat petunjuk, ada yg tersesat, ada yg tidak sanggup menggambarkannya.>>>>>

he he filsafat Yahudi? yg aku ketahui sebelum filsafat yunani ada filsafat mesir, tiongkok (china) dan India. sejak kapan para filsuf mencari-cari zeus? nggak ada ceritanya para filsuf mencari-cari zeus, karena dari dulu zeus itu difahami sebagai Zeus (bahasa Yunani: Ζεύς atau Dias Δίας), adalah nama seorang dewa Yunani kuno. Dewa ini juga dikenal di Roma kuno dan India kuno. Dalam bahasa Latin disebut Iopiter sedangkan dalam bahasa Sansekerta disebut Dyaus-pita.Dalam mitologi, Zeus adalah Dewa Pemimpin yang bertahta di Olympus. Ia menikah dengan adik perempuannya, Hera yang menjadi Dewi Penikahan. Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua saudaranya, Poseidon yang menjadi Dewa Penguasa Lautan, dan Hades yang menjadi Dewa Penguasa Alam Kematian.

<<<<< ini pertanyaanku:1. Dari mana asalnya atom?2. Kekuatan apa yg menyebabkan atom dapat bergerak atau memiliki energi?3. Kenapa semua bergerak dinamis?

<<<<<< ini jawabanmu dan komentarku: (maaf pake kapital semua untuk membedakan aja)

1. Kita tidak tahu, tapi lebih bagus ngaku tidak tahu daripada njawab ngawur. Cuma para string theorist berpendapak bahwa semua benda adalah enegi yang bergetar di tempatnya.KAMU NGGAK TAHU YA? KALAU AKU TAHU… SO, JIKA ENERGI BERGETAR DITEMPATNYA, AKAL AKAN MENGETAHUI BAHWA HARUS ADA “SESUATU” YG MENGGERAKKANNYA. TIDAK MUNGKIN BERGETAR DGN SENDIRINYA.DAN METODE ILMIAH TAKKAN PERNAH BISA MENJAWAB DARI MANA ASALNYA ATOM.

2. Energi tidak pernah hilang, cuma bisa berubah atau disalurkan. Energi itu bukan cuma dipakai lalu hilang. Cuma seperti di atas, kita masih tidak tahu bagaimana mereka bisa bergerak, tapi jauh lebih bagus daripada jawaban ngawur.BETUL MENURUT HUKUM ALAM, PERUBAHAN ENERGI ADLAH PROSES, JIKA PROSES HARUS ADA AWALNYA, AWALNYA ENERGI ITU DARI MANA? TERNYATA METODE ILMIAH TIDAK AKAN SANGGUP MENJAWABNYA.DAN ANDAPUN TDK DAPAT MENJELASKAN PERTANYAAN NO.2

3. Karena kalau tidak bergerak sama sekali, semua benda akan tiada. Kalau semua benda adalah getaran energi, dan tiap getaran berbeda menghasilkan benda berbeda, maka tanpa getaran tidak akan ada benda apapun. Jadi seperti natural selection. Karena dalam kasus ini deduksinya adalahHanya dan jika hanya benda bergerak dinamis, maka ada benda.Ada benda.Maka semuanya bergerak dinamis.Kalau benda tidak bergerak, kamu tidak bakalan ada di sini sekarang.SEBETULNYA PERTANYAAN KE-3 INI JIKA TDK BISA MENJAWAB NO.2 MENJADI JAWABAN YG TIDAK BERARTI. PERTANYAANKU KATA KUNCINYA ADLAH DINAMIS.SEBETULNYA ADA TAMBAHAN LAGI YAITU HARMONI. DAN JAWABAN DINAMIS DAN HARMONISASI INILAH YG NGGAK BISA DISANGKAL PARA ATHEIS. DENGAN RASIO YG SEHAT KITA SADAR DAN TAHU BAHWA FAKTOR KEBETULAN TAKKAN PERNAH BISA MEMBUAT SESUATU YG DINAMIS DAN HARMONI.DAN SEKALI LAGI, PERTANYAAN INIPUN TIDAK TERJAWAB.

SEBETULNYA AQ HARAP USER CALON TUHAN 2010 BISA MENJAWAB!

JAWABAN ATHEIS:

“he he filsafat Yahudi? yg aku ketahui sebelum filsafat yunani ada filsafat mesir, tiongkok (china) dan India. sejak kapan para filsuf mencari-cari zeus? nggak ada ceritanya para filsuf mencari-cari zeus, karena dari dulu zeus itu difahami sebagai Zeus (bahasa Yunani: Ζεύς atau Dias Δίας), adalah nama seorang dewa Yunani kuno. Dewa ini juga dikenal di Roma kuno dan India kuno. Dalam bahasa Latin disebut Iopiter sedangkan dalam bahasa Sansekerta disebut Dyaus-pita.Dalam mitologi, Zeus adalah Dewa Pemimpin yang bertahta di Olympus. Ia menikah dengan adik perempuannya, Hera yang menjadi Dewi Penikahan. Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua saudaranya, Poseidon yang menjadi Dewa Penguasa Lautan, dan Hades yang menjadi Dewa Penguasa Alam Kematian.”

Itu namanya satire bung. Aku hanya copy & paste statementmu dan mengubah dikit2 katanya. Hanya mengubah nama dewa2 menjadi dewa lain. Kamu bisa lihat kan bagaimana konyolnya argumen2 tertentu hanya dengan mengubah beberapa kata? Lantas, anda perlu mengerti kalau tidak semua orang mencari2 untuk menemukan Tuhan/Allah/Yahweh-mu, sama seperti tidak semua agama mencari2 Zeus.

1. Bare assertion fallacy dan homunculus fallacy. Tidak harus ada “sesuatu” yang menjadi penggerak pertama. Aku males ngulangin terus, tapi gini

p menyebabkan qJika p, maka qHanya karena ada q, tidak membuktikan ada p

Jika ada penggerak pertama, maka benda bergerakBenda bergerakSo what?

Kalau kamu bilang “Jika benda bergerak, pasti ada penggerak pertama”, itu berarti kamu bilang kalau adanya penggerak pertama itu disebabkan oleh adanya benda yang bergerak, dan ini absurd.

Hanya karena kita belum bisa menjawab bukan berarti posisimu benar (negative proof fallacy). Sama saja kalau aku tanya “Apakah kamu bisa membuktikan secara empiris bahwa Tuhan itu ada?” dan kamu tidak bisa menjawab, bukan berarti Tuhan 100% tidak ada.

2. Lihat #1…

3. Proses natural selection, kakak. Yang tidak “harmonis” bakalan musnah. Argumen ini sudah dibantai mati2an sama Dawkins di bukunya “The Blind Watchmaker”. Kalau ada eksperimen binomial dengan tingkat kesuksesan 10% bahwa tambahan baru ke dunia bakalan harmonis, dan kita lakukan 6 kali, maka ada 1 banding 1 juta kemungkinan kalau dunia bakalan harmonis. Kalau kita asumsikan bahwa dunia yang tidak harmonis akan musnah, maka dari 1 juta kemungkinan, 999,999 akan lenyap, dan hanya menyisakan 1 dunia, yaitu dunia kita. Apakah ini berarti dunia kita “didesain”? Tidak sama sekali, hanya saja karena probabilitas, dunia kita adalah dunia yang “selamat”. Lakukan proses yang sama pada kedinamisan.

dimas: Lihat #3. “Keteraturan” itu karena kalau prosesnya tidak jalan, tidak bakalan ada manusia karena sudah punah. Kita ada karena kita “teratur”, bukannya ada “aturan” biar kita bisa ada.

theism:1. Lihat #1.2. lol Jadi energi itu cuma ada energi kinetik? HAHAHAHA Bagaimana dengan energi potensial? Bagaimana dengan E = mc^2?3. Setahuku dinamis itu artinya “bergerak”, dan kita anggap bahwa semua benda selalu bergerak. Apa hubungannya dengan perubahaan antara energi dan zat? Dan aku membahas tentang string theory… Kalau energinya berhenti bergetar, bendanya akan tiada. Apa cuma aku, atau argumenmu emang non-sequitur yang parah?

theism, lagi: Aku kaget dengan masked ignorancemu.

1. Darwin bukan pencetus Big Bang2. Apa hubungan Darwin dengan paganisme?3. LMAO Sistem mutasi acak adalah landasan dasar teori evolusi. Bagaimana sistem mutasi acak bisa membantah teori evolusi, jika teori evolusi didasarkan dari mutasi acak? AHAHAHAHA

Kalau kamu nggak tahu, jangan pura2 tahu lalu manggil orang lain bodoh. Itu hanya bakalan membuat orang kehilangan respek padamu.

JAWABANKU:

Yup! satire anda adalah sofisme (Sofisme adalah sesat pikir yang sengaja dilakukan untuk menyesatkan orang lain, padahal si pemuka pendapat sendiri tidak sesat), makanya aq jawab untuk menunjukkan bahwa itu adalah sebuah kekonyolan. he he he

ya pq pq aku juga meles ngebahasnya. dan kamu juga nggak bisa jawab “dari mana” dan “kekuatan apa”.

Darwinisme yg kamu bangga-banggakan sekarang udah sekarat, atau mungkin udah mati? Media atheis yg bisa diandalkan sekarang adalah film, komik, dan dongeng. Yang namanya mutasi gen itu nggak menghasilkan species baru, yang ada species yang itu-itu juga tapi nggak normal. Terlalu banyak nonton film x-men sih? he he he

Cuman aku bersyukur pren, di dunia nyata aku belum pernah ditakdirkan berbincang dengan makhluk seperti kamu. (Ente adalah mahkluk langka versi gue).🙂

PERTANYAAN DIKIT LAGI

Anda seharusnya TIDAK mendukung teori “big bang” karena berlawanan dengan faham materialisme Immanuel Kant menyatakan bahwa alam semesta ada selamanya dan bahwa setiap probabilitas, betapapun mustahil, harus dianggap mungkin. Seperti dadu anda!.

BISAKAH ANDA TUNJUKAN BUKTI ILMIAH BAHWA ALAM SEMESTA ADA SELAMANYA?

JAWABAN ATHEIS:

Satireku bukan sofisme, karena aku tidak mengubah argumenmu dalam arti yang materiil. =\ Aku hanya menunjukkan kekonyolan yang terjadi jika logika itu diaplikasikan ke hal yang mirip, untuk menunjukkan kalau kesimpulanmu tidak logis. Pada umumnya satire bukan sofisme karena bukan satirenya yang tidak logis, tapi satirenya bisa menguak hal2 yang tidak logis tentang hal yang dibikin lelucon kalau pembacanya pandai.

Sejak kapan Darwinisme sekarat? Setahuku tambah lama tambah lebih banyak bukti untuk mendukungnya. Kadang2 ada berita baru, dan banyak penulis dan biologis yang meneliti evolusi. Hanya karena di Indo tidak ada medianya, bukan berarti di dunia tidak ada medianya. Malah aku curiga bahwa di Indo media2 tentang evolusi mungkin dipersulit masuk karena bertentangan dengan kitab2 suci. Aku ya juga bisa bilang bahwa media agama yang bisa diandalkan sekarang hanya film, komik, dan dongeng, tapi kan nggak betul.

Persentase ateis di dunia tambah lama meningkat. Sepertinya ateisme pelan2 menang.

Memang macroevolution, mutasi gen berturut2 untuk membuat spesies baru, belum “terbukti” karena membutuhkan paling cepat 50,000 tahun, dan biasanya malah jutaan tahun. Mana bisa kita lihat binatang berevolusi besar2an dalam waktu puluhan tahun saja. Dan yang membuat spesies baru adalah mutasi gen, hanya saja biasanya spesies baru tidak akan muncul hanya karena beberapa mutasi saja. Memang kebanyakan mutasi berdampak negatif, tapi bukan berarti tidak bisa berdampak positif. Lalu, memang mutasi beberapa kali tetap saja hanya menghasilkan spesies yang sama dengan beberapa perubahan, tapi memang evolusi adalah itu: perubahan kecil2an yang mengelumpuk perlahan2. Jika perubahannya sudah numpuk cukup banyak dan berbeda banyak daripada spesies sebelumnya, itu dinamakan spesies baru.

Tapi microevolution sudah terbukti dan merupakan fakta. Macroevolution hanyalah microevolution dalam jangka waktu lama, jadi secara tidak langsung sudah “membuktikan” macroevolution. Contoh paling gampang adalah bakteri, karena mereka bermutasi relatif lebih cepat dibandingkan lain2nya. Apalagi evolusi bakteri gampang diamati karena dia organisme simple, jadi mutasi dikit aja udah bisa jadi spesies (strain) baru. Kita mengembangkan obat terus karena bakteri berevolusi juga, untuk melawan obat2an baru. Tentu kita tidak bisa melihat bakteri berubah menjadi hewan, karena membutuhkan waktu luamaaaaaaa sekali.

Cuma kalau ingin lihat sesuatu berubah menjadi spesies baru, barusan para peneliti di pulau Galapagos mendokumentasikan perubahan burung finch menjadi spesies baru. Benar, masih burung finch, tapi tampang dan tingkah lakunya sudah berbeda, jadi sudah spesies yang berbeda.

Aku nggak percaya bahwa alam semesta sudah selamanya ada. Aku hanya menganggapnya suatu possibility dengan kemungkinan kecil, seperti adanya Tuhan.

Dan kenapa kepercayaan dalam probabilitas menentang adanya Big Bang? Big Bang ini malah, jika ada kemungkinan kecil untuk terjadi, asalkan nggak 0%, pasti terjadi karena kita punya waktu tak terhingga untuk menunggunya terjadi.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: